Transformasi iklim: Suhu terpanas pada sejarah, gelombang panas lebih intens, laporan IPCC menyimpan ‘kode merah bagi pengikut manusia’

  • Matt McGrath
  • Koresponden Lingkungan BBC

3 jam yang berantakan

Sumber gambar, Reuters

Dampak merusak yang dilakukan oleh pengikut manusia terhadap iklim adalah “pernyataan fakta”, kata sarjana PBB dalam sebuah studi penting.

Laporan itu mengatakan bahwa emisi udara yang membuat suhu Bumi menghangat saat ini peluang akan melampaui batasan dengan telah ditetapkan hanya di dalam waktu 10 tahun.

Para penulis laporan ini selalu menunjukkan bahwa kenaikan permukaan laut mendekati dua meter di akhir abad itu “tidak dapat terhindarkan”.

Tetapi begitu, ada harapan perdana bahwa pengurangan tajam emisi dari gas rumah kaca bisa menstabilkan kenaikan guru.

Membaca juga:

Penilaian lantaran Panel Antarpemerintah untuk Modifikasi Iklim, Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), terangkum dalam dokumen setebal 42 halaman dan dikenal dengan nama Ringkasan untuk Penyelenggara Kebijakan.

Laporan ini menggelar serangkaian laporan lain yang akan diterbitkan dalam kaum bulan mendatang dan merupakan tinjauan besar yang perdana dari segi sains modifikasi iklim sejak 2013.

Studi ini diluncurkan kurang dibanding tiga bulan sebelum pertemuan iklim penting di Glasgow, Skotlandia, COP26.

Sumber gambar, Reuters

“Laporan Kelompok Kegiatan 1 IPCC yang diterbitkan hari ini adalah isyarat merah untuk umat pribadi, ” kata Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.

“Jika kita menyatukan kekuatan sekarang, kita dapat menghindari kematian iklim. Tapi, seperti yang dijelaskan oleh laporan di hari ini, tidak tersedia waktu untuk penundaan & tidak ada ruang untuk alasan. Saya mengandalkan para pemimpin pemerintahan dan semua pihak terkait untuk menyungguhkan COP26 berhasil. ”

Secara nada yang keras serta tegas, dokumen IPCC menyatakan bahwa “tidak dipungkiri sedang, manusia telah membuat guru meningkat di atmosfer, lautan, dan daratan”.

Menurut Profesor Ed Hawkins dari Universitas Reading, Inggris, yang juga merupakan salah mulia penulis laporan tersebut, para ilmuwan tidak bisa lebih jelas lagi.

“Ini merupakan pernyataan yang memuat data, kita tidak bisa bertambah yakin lagi; tidak bisa dipungkiri dan diperdebatkan, pribadi telah membuat Bumi memanas. ”

Petteri Taalas, Sekjen Organisasi Meteorologi Dunia, berkata, “Meminjam istilah dalam olahraga, atmosfer kita telah terpapar doping, artinya kita sudah melihat peristiwa ekstrem berlaku lebih sering dari sebelumnya. ”

Para penulis laporan menyebutkan, sejak 1970-an, guru permukaan global telah menyusun lebih cepat ketimbang kurun 50 tahunan lain, selama 2. 000 tahun terakhir. ”

Gelombang panas datang banjir

Pemanasan global tersebut “telah berdampak pada penuh cuaca dan peristiwa iklim ekstrem di semua provinsi di seluruh dunia”.

Apakah itu gelombang panas sesuai yang baru-baru ini menerjang Yunani dan bagian barat Amerika Utara, atau banjir seperti di Jerman serta China, “atribusi gelombang panas pada pengaruh manusia sudah menguat” di satu dekade terakhir.

Fakta-fakta di laporan IPCC

  • Suhu permukaan global 1, 09C lebih tinggi dalam sepuluh tahun antara 2011-2020 dipadankan 1850-1900.
  • Lima tahun terakhir adalah suhu terpanas dalam sejarah semenjak 1850.
  • Level kenaikan permukaan laut baru-baru ini nyaris tiga kala lipat bila dibandingkan dengan tahun 1901-1971.
  • Pengaruh manusia sangat mungkin (90%) menjadi alasan istimewa mencairnya gletser secara global sejak 1990-an dan kemerosotan jumlah es di Bahar Arktik.
  • Pemanasan ekstrem termasuk gelombang radang “hampir pasti” telah menjadi semakin sering terjadi & semakin intens sejak 1950-an, sementara peristiwa pendinginan semakin jarang dan tidak terlalu parah.

Informasi terbaru ini juga semakin menjelaskan bahwa pemanasan yang kita rasakan hingga keadaan ini telah merubah penuh sistem penunjang di satelit kita, yang tidak sanggup dikembalikan dalam jangka masa ratusan hingga ribuan tahun.

Lautan akan terus me dan semakin asam. Pegunungan dan gletser kutub akan terus mencair selama puluhan atau ratusan tahun.

“Konsekuensi ini akan terus berlanjut atau semakin buruk setiap kali Bumi semakin radang, ” kata Prof Hawkins.

“Dan untuk banyak konsekuensi di antaranya, tidak ada jalan untuk kembali. ”

Sumber gambar, EPA

Untuk persoalan kenaikan permukaan bahar, para ilmuwan telah menghasilkan model perkiraan untuk emisi dengan level berbeda-beda.

Walaupun begitu, kenaikan permukaan laut sekitar dua meter dalam akhir abad ini tidak bisa terhindarkan — selalu kenaikan lima meter di dalam 2150.

Dengan hasil kaya ini, meski kemungkinannya kecil, akan mengancam kehidupan jutaan orang yang hidup dalam wilayah pesisir dengan banjir pada 2100.

Aspek pertama dalam laporan ini adalah perkiraan kenaikan suhu & apa artinya bagi kesejahteraan umat manusia.

Sumber tulisan, ANDY RAIN

Nyaris semua negara di dunia turut menyepakati tujuan Perjanjian Kondisi Paris pada 2015.

Koalisi ini bertujuan untuk membentengi kenaikan suhu global di bawah 2C di masa ini, dan melanjutkan usaha untuk menekan kenaikan dalam bawah 1, 5C.

Informasi baru ini menyatakan, dibanding semua skenario emisi dengan diperkirakan oleh para ilmuwan, kedua target ini tak akan tercapai abad ini, kecuali pengurangan karbon habis-habisan dilakukan.

Para saintis juga meyakini kenaikan guru sebesar 1, 5C akan terjadi pada 2040 di semua skenario. Jika emisi tidak juga dikurangi dalam beberapa tahun, kemungkinan ini akan terjadi lebih lekas.

Prediksi ini tertulis dalam laporan khusus IPCC di dalam 1, 5C di 2018, dan studi terbaru itu mengkonfirmasinya.

“Kita akan menyentuh satu setengah derajat di tahun-tahun terpisah jauh bertambah awal. Kita telah melihatnya dalam dua bulan semasa El Niño pada 2016, ” ujar Prof Malte Meinshausen, salah satu penulis IPCC dari Universitas Melbourne di Australia.

Barang apa itu IPCC?

Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim ( Intergovernmental Panel on Climate Change ) adalah badan PBB yang didirikan pada 1988 untuk menganalisis ilmu pengetahuan sekitar perubahan iklim.

IPCC meluluskan informasi berbasis sains kepada para pemimpin negara dengan bisa mereka gunakan untuk merancang kebijakan tentang pemanasan global.

Laporan Penilaian tentang perubahan iklim yang lengkap pertama mereka dirilis dalam 1992. Keenam laporan dalam seri tahun ini akan dibagi menjadi empat volume. Laporan terbaru – dari para ilmuwan di Golongan Kerja 1 IPCC kepala adalah volume pertama.

“Perkiraan dalam laporan terbaru ini menyebutkan pertengahan 2034, namun ketidakpastiannya sangat gembung dan berkisar antara sekarang atau tidak sama sekadar. ”

Konsekuensi suhu menegang melebihi 1, 5C pada periode beberapa tahun hendak menyebabkan dampak luar pelik untuk dunia yang telah mengalami peningkatan pesat pada kejadian iklim ekstrem, secara kenaikan suhu sebesar 1, 1C sejak masa pra-industri.

“Kita akan melihat gelombang panas yang lebih sungguh-sungguh dan lebih sering, ” kata Dr Friederike Otto dari Universitas Oxford, Inggris, yang juga merupakan lupa satu penulis laporan IPCC.

Sumber gambar, EPA

“Dan kita juga akan tahu peningkatan peristiwa hujan keras dalam skala global, termasuk peningkatan kekeringan di beberapa wilayah di dunia. ”

Jadi, apa yang bisa kita lakukan?

Meskipun petunjuk ini lebih jelas & tegas tentang efek membatalkan pemanasan global, para saintis mengatakan lebih berharap, kalau jika kita dapat menekan emisi global hingga setengahnya pada 2030, dan mencapai net zero atau nihil pada pertengahan abad tersebut, kita dapat menghentikan & mungkin membalikkan kenaikan suhu.

Mencapai net zero atau nol bersih berguna melibatkan pengurangan emisi udara rumah kaca sebanyak mungkin menggunakan teknologi bersih, berserakan mengubur pelepasan karbon dengan tersisa dengan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon, atau menyerapnya dengan menanam pokok kayu.

“Pemikiran sebelumnya adalah, kita bisa mengalami kenaikan guru bahkan setelah net kosong, ” kata penulis masukan yang lain, Prof Piers Forster dari Universitas Leeds, Inggris.

“Tapi sekarang kita berharap alam berbaik sebal kepada kita dan bila kita mampu mencapai net zero, kita berharap tak akan ada lagi kemajuan suhu; dan jika kita bisa mencapai net zero untuk gas-gas rumah cermin, kita pada akhirnya mau mampu membalikkan sebagian kemajuan suhu tersebut dan mengalami pendinginan suhu. ”

Lima dampak di periode depan

  • Guru global akan 1, 5C lebih panas di berasaskan level 1850-1900 pada 2040 dengan semua skenario emisi.
  • Kutub Mengetengahkan kemungkinan akan kehabisan es pada bulan September setidaknya satu kali sebelum 2050, dalam semua skenario.
  • Akan ada penambahan kejadian ekstrem berkaitan dengan iklim dengan skala “yang belum pernah terjadi sebelumnya” bahkan dengan kenaikan guru sebesar 1, 5C.
  • Peristiwa kenaikan permukaan laut ekstrem yang terjadi sekali dalam seabad dalam masa lalu diproyeksikan terjadi setidaknya setiap tahun di lebih dari setengah letak pengukuran ombak pada 2100.
  • Kemungkinan besar akan ada peningkatan pada peristiwa kebakaran di banyak wilayah.

Meskipun proyeksi masa depan pemanasan global sangat jelas dalam laporan ini, dan banyak dampak yang tidak jadi terhindarkan, para penulis memperingatkan tentang fatalisme.

“Menurunkan pemanasan global dapat meminimalkan prospek kita mencapai titik serius ini, ” kata Dr Otto. “Kita belum siap. ”

Titik keras yang disebutkannya merujuk di ketika sebagian sistem kondisi Bumi mengalami perubahan begitu besar karena pemanasan dengan terus terjadi.

Bagi para-para pemimpin politik, laporan tersebut adalah satu diantara dari sekian banyak peringatan tentang pemanasan global. Namun karena dikeluarkan mendekati COP26 yang hendak dilaksanakan pada November, masukan ini memberi bobot basi.

Related Post