Tanggapi klaim Meghan Markle, Tengku William: ‘Keluarga kerajaan bukan keluarga rasis’

10 Maret 2021

Diperbarui 3 jam dengan lalu

Pangeran William dan istrinya Kate Middleton

Pangeran William angkat bicara soal klaim Meghan Markle, istri Pangeran Harry, bahwa “ada anggota keluarga kerajaan Inggris yang rasis, yang membicarakan warna kulit anak” Meghan-Pangeran Harry.

Masa berkunjung di satu madrasah di London timur, hari Kamis (11/03), Pangeran William ditanya oleh wartawan apakah keluarga kerajaan adalah rumpun yang rasis.

Pangeran William, yang juga bergelar Duke of Cambridge ini, menjawab, “Kami bukan keluarga rasis. ”

Ditanya apakah ia sudah berbicara dengan Tengku Harry setelah wawancara Meghan-Harry dengan pembawa acara Oprah Winfrey, Pangeran William mengatakan, “Belum. Saya belum berbicara dengannya. Tapi saya hendak berbicara dengan dia. ”

Sebelumnya, pihak kerajaan mengatakan sejumlah rumor yang diangkat dalam wawancara Meghan mengkhawatirkan, khususnya yang menyangkut masalah ras.

“Ingatan tentang kejadian [itu] mungkin berbeda-beda, ” begitu kata pihak Istana Buckingham dalam pernyataan tertulis.

Walau begitu, mereka menyebut akan menangani masalah itu secara privat.

Baca juga:

Di dalam wawancara dengan Oprah, Meghan berkata bahwa Harry ditanyai seorang anggota keluarga tentang “seberapa gelap” kulit anak mereka, Archie.

Meghan tidak menyebut nama orang yang bertanya kepada Harry itu.

Buat memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba dalam mesin pencari lain

Dalam sesi tanya-jawab yang sama, Pangeran Harry menjelaskan kepada Oprah bahwa rencana yang mereka paparkan tak mengarah kepada Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip.

Pihak kerajaan mengatakan, bagian yang bergelar Duke & Duchess of Sussex itu akan “selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai”.

Tanggapan dari Istana Buckingham ini muncul setelah pertemuan khusus yang melibatkan aristokrat senior digelar. Pihak kerajaan dalam beberapa hari terakhir berada di bawah lagu untuk menanggapi wawancara.

“Seluruh keluarga kerajaan prihatin mengetahui cerita sepenuhnya tentang betapa menantang Harry serta Meghan menjalani beberapa tarikh terakhir ini, ” sirih pihak Istana Buckhingham.

Maklumat ini keluar satu setengah hari sejak wawancara Harry dan Meghan ditayangkan perdana kali di Amerika Serikat.

“Masalah yang diangkat, terutama ras, sangat memprihatinkan. Meski beberapa ingatan tentang perihal mungkin berbeda, hal itu ditanggapi dengan sangat mendalam dan akan ditangani oleh keluarga secara privat.

“Harry, Meghan, dan Archie bakal selalu menjadi anggota puak yang sangat dicintai, ” begitu pernyataan pihak kerajaan.

Para bangsawan Kerajaan Inggris diyakini ingin secara berhati-hati mempertimbangkan tanggapan mereka. Itu juga disebut ingin menyerahkan kesempatan kepada publik Inggris untuk menonton wawancara Harry dan Meghan terlebih awal.

Di Inggris, wawancara itu disiarkan Senin malam kemarin.

Para bangsawan Kerajaan Inggris disebut-sebut menganggap ini jadi masalah keluarga. Mereka selalu diyakini ingin diberi kesempatan untuk membahas masalah tersebut secara tertutup.

2px presentational grey line

‘Nuansa meredakan ketegangan dengan kecil sanggahan’

Analisis sebab Sarah Campbell, koresponden BBC untuk Kerajaan Inggris

Meskipun mungkin, tidak pernah ada kepastian bahwa Ratu akan mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi wawancara yang diberikan oleh cucu dan istrinya itu.

Risikonya adalah kalau tanggapan apa pun bakal menambah narasi bahwa “kerajaan dirundung krisis”. Narasi tersebut diberitakan pada halaman depan media massa dan pada layar televisi seluruh negeri.

Namun setelah sempat membahas klaim Harry dan Meghan, empat kalimat singkat yang dikeluarkan pihak kerajaan memberikan pesan bahwa ini adalah urusan privat keluarga serta tuduhan spesifik tidak mau diungkap ke publik.

Perbedaan pernyataan itu seperti mau menenangkan situasi, dengan membicarakan bahwa Harry dan Meghan adalah anggota keluarga yang sangat dicintai.

Tersedia semacam sanggahan kecil di pernyataan bahwa ingatan mengenai kejadian mungkin berbeda-beda”, akan tetapi ada juga jaminan lantaran kerajaan bahwa persoalan ini akan ditanggapi secara benar-benar.

Dan kita bisa yakin bahwa, setidaknya sejauh menyangkut bangsawan Inggris, upaya barang apa pun untuk menjalin kembali hubungan di antara mereka akan dilakukan di sungguh jangkauan publik.

2px presentational grey line

Semasa kunjungan di London sebelumnya, Pangeran Charles tidak menanggapi ketika ditanya apakah dia sudah menyaksikan wawancara anak dan menantunya.

Wawancara tersebut sudah ditayangkan di Inggris, Senin malam kemarin, & ditonton sekitar 11, satu juta orang.

Dalam wawancara itu, Meghan menyebut sudah mengalami saat-saat ketika dia “tidak ingin hidup lagi” karena sikap keluarga kerajaan terhadapnya.

Meghan berkata pernah meminta bantuan dibanding Istana Buckingham, tapi hingga kini tidak menerima dengan dia harapkan.

Meghan juga menceritakan bahwa pertanyaan”seberapa gelap kulit Archie ketika lahir” muncul bersamaan dengan mulut untuk tidak memberikan gelar kerajaan dan perlindungan petugas kepadanya.

Di bawah patokan yang berlaku sejak tarikh 1917, anak yang tumbuh dari Harry dan Meghan tidak secara otomatis hendak menjadi pangeran atau ananda, kecuali Ratu Elizabeth kacau tangan terhadap regulasi tersebut.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di instrumen pencari lain

Saat ditanya oleh Oprah apakah ada kekhawatiran bahwa Archie akan terlalu coklat & akan menjadi masalah, Meghan berkata, “Jika itu sangkaan yang Anda buat, tersebut asumsi yang cukup damai. ”

Namun Harry dan Meghan menolak mengatakan siapa anggota keluarga yang menyingkirkan pernyataan itu.

“Saya tidak akan pernah membagikan percakapan itu kepada pihak luar, ” kata Pangeran Harry.

“Pada zaman itu, situasinya canggung, saya sedikit terkejut. ”

Harry juga menyebut kondisinya menyakitkan karena tidak ada seorang pun dari keluarganya dengan pernah berbicara untuk mendukung Meghan, terutama setelah informasi utama dan artikel dengan “nada kolonial” bermunculan.

Kepala Partai Buruh, Sir Keir Starmer, berkata bahwa tuduhan Meghan tentang rasisme serta dukungan kesehatan mental yang minim harus ditanggapi “dengan sangat serius” oleh bagian kerajaan.

Adapun, Perdana Menteri Boris Johnson disebut telah menyaksikan wawancara Harry serta Meghan. Namun dia menentang berkomentar terkait hal tersebut.

Related Post