Taliban merebut ibu kota Zaranj, PBB peringatkan ‘Afghanistan menuju malapetaka’

3 jam dengan lalu

Sumber gambar, FARSHAD USYAN/AFP

Sebuah kota di wilayah barat daya Afghanistan menjelma ibu kota provinsi pertama yang jatuh ke lengah Taliban semenjak kelompok militan ini melancarkan serangan besar-besaran awal tahun ini.

Para pejabat setempat mengatakan Taliban telah merebut Zaranj, di provinsi Nimroz, yang merupakan pukulan telak untuk pasukan pemerintah.

Kelompok pemberontak terus membuat kemajuan pesat di seluruh negeri masa pasukan asing mundur.

Mereka menguasai kawasan pedesaan serta saat ini menargetkan kota-kota utama.

Baca juga:

Beberapa ibu kota provinsi lainnya, yang saat itu berada di bawah lagu, di antaranya Herat pada wilayah barat, dan kota-kota di daerah selatan, serupa Kandahar dan Lashkar Gah.

Utusan khusus PBB untuk Afghanistan, Deborah Lyons, pada hari Jumat mengatakan konflik di sana telah mengikuti “fase baru, lebih menjemput, dan lebih merusak”, secara lebih dari 1. 000 warga sipil tewas di dalam sebulan terakhir.

Dia memperingatkan bahwa negara itu pusat menuju “malapetaka”, dan menodong Dewan Keamanan PBB supaya mengeluarkan “pernyataan jelas kalau serangan terhadap kota-kota harus dihentikan sekarang juga”.

Akhirnya, pada hari Jumat, pemerintah Inggris menyarankan semua warganya di Afghanistan untuk mencuaikan negeri itu karena status keamanan memburuk.

Kota ‘jatuh tanpa ada perlawanan’

Kelompok Taliban mengklaim hasil di Zaranj – was-was perdagangan utama di depan perbatasan Iran – pada sebuah unggahan yang dibagikan di Twitter.

“Ini ialah permulaan, dan lihat bagaimana provinsi-provinsi lainnya segera melorot ke tangan kita, ” kata seorang komandan Taliban kepada Kantor berita Reuters.

Sumber gambar, HOSHANG HASHIMI/AFP

Foto-foto yang diunggah dalam media sosial memperlihatkan warga sipil menjarah barang-barang dibanding gedung-gedung pemerintah.

Kaum anggota pemberontak Taliban difoto di dalam bandar udara setempat dan berpose di ruas jalan yang mengarah ke kota.

Mereka terus berupaya merebut kota itu setelah merebut beberapa distrik dalam sekitarnya.

Namun demikian, Wakil Gubernur Nimroz, Roh Gul Khairzad mengatakan kepada kuli bahwa Zaranj jatuh “tanpa perlawanan”.

Dia dan pejabat lokal lainnya mengeluhkan kurangnya bantuan dari pemerintah Afghanistan.

“Kota itu berada dalam bawah ancaman, tetapi tidak ada seorang pun sejak pemerintah pusat yang memedulikan kami, ” kata Khairzad.

Taliban terakhir kali menawan ibu kota provinsi tersebut pada 2016, ketika mereka menguasai sekejap kota Kunduz di wilayah utara.

Baca juga:

Para militan melancarkan persuasi militer besar-besaran pada Mei, bertepatan penarikan secara bertahap pasukan AS dan NATO setelah 20 tahun itu menggelar operasi militer.

Dengan dikuasainya kota Zaranj akan menambah momentum bagi kelompok militan itu, sebutan para pengamat.

Sehari sebelumnya, pasukan AS dan Afghanistan melancarkan serangan udara ke posisi kelompok itu di Lashkar Gah, ibu tanah air provinsi Helmand.

Pasukan negeri berjanji tidak akan kematian kota penting yang penting itu, dan pertempuran di sana berlangsung sengit.

Para pejabat telah mendesak warga sipil untuk mengungsi, dimana ribuan orang terperangkap atau melarikan diri demi menyelamatkan diri.

Di Herat, warga selalu telah meninggalkan rumahnya buat mengantisipasi serangan pemerintah kepada posisi kelompok Taliban.

“Kami tidak punya apa-apa teristimewa dan kami tidak tahu harus pergi ke mana, ” kata seorang warga kepada kantor berita AFP.

‘Penghinaan terhadap hak pokok manusia’

Dawa Khan Menpal ditembak mati zaman meninggalkan masjid di mobilnya.

Taliban mengatakan dia “dihukum karena perbuatannya”.

Negara-negara mitra pemerintah Afghanistan mengutuk pembunuhan itu dan menganggapnya jadi tindakan mengejutkan dan pengecut.

Kuasa usaha AS untuk Afghanistan, Ross Wilson, mentweet bahwa dia “sedih serta muak” dengan pembunuhan tersebut, seraya menambahkan:

“Pembunuhan ini merupakan penghinaan kepada hak asasi manusia dan kebebasan berbicara bagi awak Afghanistan. ”

Sumber tulisan, Getty Images

Beberapa keadaan sebelumnya, serangan terhadap tempat tinggal menteri pertahanan Afghanistan pada Kabul menewaskan sedikitnya delapan orang.

Sang gajah, Bismillah Khan Mohammadi, tidak berada di rumah saat serangan tersebut.

Pada pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Jumat, para perwakilan menyuarakan keprihatinan atas pertumpahan pembawaan yang terus berkembang di negeri itu.

Utusan Afghanistan, Ghulam Isaczai meminta Mahkamah Keamanan agar mengambil kesibukan guna menekan Taliban supaya menghentikan serangannya dan mengambil bagian dalam pembicaraan tenteram.

“Adalah tanggungan kita berhubungan untuk menghentikan mereka menghancurkan Afghanistan dan mengancam masyarakat dunia, ” katanya.

Tengah itu, ketua Komisi Sah Asasi Manusia Independen Afghanistan mengatakan kepada BBC kalau negara-negara di kawasan khususnya perlu memberi tahu Taliban bahwa upaya merebut kekuasaan melalui kekerasan itu berarti bahwa pemerintahan mereka tidak akan diakui.

Related Post

Toto Hong KongToto Hong Kong

Pra mulai berbicara tentang Toto Hong Kong, mari kita definisikan istilah “Perjudian”. Data sgp ” berasal dibanding “golos” yang di bahasa Italia berisi ‘batu. Ini adalah olahraga dan hiburan yang