Taiwan: Puluhan orang meninggal akibat kecelakaan kereta terparah di puluhan tahun

2 April 2021, 13: 37 WIB

Diperbarui 9 jam yang lalu

Sumber gambar, Reuters

Sedikitnya 48 orang wafat dan puluhan lainnya luka-luka setelah kereta yang mengangkut sekitar 500 penumpang berperan tabrakan dan keluar daripada rel di dalam terowongan di Taiwan.

Gerobak dengan delapan gerbong itu dilaporkan menabrak kendaraan kontruksi yang tergelincir masuk jalur rel di mulut terowongan.

Para petugas penyelamat menyerempet gerbong di dalam terowongan untuk mencari korban terjamin, sebagian memecah kaca jendela dan keluar.

Pusat Berdiam Bantuan Darurat Taiwan mengungkapkan tim penyelamat bersusah payah untuk mencapai empat gerbong di dalam terowongan itu yang “rusak berat. ”

Kereta tersebut melayani rute ibu tanah air Taipei menuju Taitung serta banyak orang yang melakukan perjalanan karena libur lama akhir pekan.

Banyak karakter yang berdiri karena andong itu begitu penuh.

Gerobak itu adalah salah kepala yang tercepat dalam jaringan kereta Taiwan dan secara umum dianggap aman. Kemajuan maksimal bisa sampai 130 km per jam.

Kecelakaan pada Jumat (02/04) itu adalah kecelakaan kereta terparah di Taiwan selama puluhan tahun.

Presiden Tsai Ing-wen mengirimkan pesan duka kepada para keluarga korban & memerintahkan penyelidikan.

Keterangan terakhir dari badan pemadam kebakaran setempat menyebutkan 490 orang berada di andong dengan korban 48 meninggal dan sekitar 66 terluka.

Untuk menyesatkan video ini, aktifkan JavaScript atau coba di instrumen pencari lain

Tulisan yang beredar secara daring menunjukkan para penumpang andong berjalan menyelamatkan diri lantaran terowongan dengan barang-barang buah.

“Rasanya seperti ada guncangan hebat yang tiba-tiba dan tiba-tiba saya jeblok, ” kata seorang hawa yang tidak disebutkan namanya kepada media UDN Taiwan.

“Kami pecahkan kaca jendela agar bisa memanjat ke atap kereta supaya bisa keluar. ”

Sumber gambar, Reuters

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, mengungkapkan sejumlah pengikut masih terjebak di pada kereta.

“Operasi penyelamatan tengah berlangsung bagi yang sakit dan luka-luka. Prioritas utama kami saat ini adalah menyelamatkan mereka dengan masih terjebak. ”

Sumber gambar, Reuters

Kereta yang membawa delapan gerbong tersebut diperkirakan anjlok sekitar pukul 09. 00 waktu setempat (07. 00 WIB).

Laporan media setempat mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi era ada kendaraan unit pelestarian masuk ke jalur rel.

Banyak penumpang diperkirakan adalah para wisatawan di kala libur dalam rangka ritus tahunan bersih-bersih makam.

Ini adalah momen mengunjungi makam keluarga atau sahabat untuk dibersihkan sekaligus memberi persembahan bagi roh itu.

Mengutip dinas pemadam kebakaran, Reuters mengabarkan bahwa sudah sekitar 100 orang dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

“Kecelakaan terjadi pagi tadi di terowongan di Hualien, ” kata Tsai.

Kecelakaan fatal itu kemungkinan merupakan yang terburuk dialami Taiwan dalam beberapa puluh tahun terakhir.

Sebelumnya serupa ada kecelakaan anjloknya andong pada 2018, yang membunuh 18 jiwa.

Musibah terburuk terjadi pada 1991, sebanyak 30 penumpang tewas dan 112 luka-luka masa dua kereta bertabrakan.

Berita ini kemungkinan mau terus diperbarui

Related Post