Kudeta Myanmar: PBB peringatkan junta militer Myanmar hadapi ‘konsekuensi keras’ masa lakukan penekanan terhadap demonstran

15 Februari 2021

Diperbarui 2 jam yang lalu

Demonstrasi masih terus berlanjut dan militer memblok internet.

PBB memperingatkan tentara Myanmar akan ada “konsekuensi berat” bila terjadi penekanan brutal terhadap demosntran anti-kudeta.

Utusan khusus PBB, Christine Schraner Burgener mengatakan “hak untuk berkumpul secara damai kudu dihargai. ”

Akses internet di Myanmar dipulihkan Selasa (06/02) pagi sesudah terputus selama dua malam.

Junta militer secara reguler memblok internet untuk meredam demonstrasi sejak melakukan kudeta pada 1 Februari lalu.

Peringatan Schraner Burgener itu ia katakan dalam percakapan telpon dengan wakil kepala junta Soe Win, kata juru bicara PBB.

Utusan istimewa PBB itu menekankan pemblokiran internet “merongrong prinsip dasar demokrasi”.

Protes gede masih terus berlanjut setelah junta menggulingkan pemimpin terpiih, termasuk Aung San Suu Kyi, karena apa yang mereka sebut kecurangan di dalam pemilu.

Militer tidak memberikan bukti apapun terkait tuduhan ini.

Para pengunjuk mengalami kembali turun ke jalan Selasa (16/02) pagi di sejumlah tanah air seperti Yangon dan Mandalay.

Para biku ikut protes di Yangon, dengan membawa tulisan, tolak kudeta militer.

BBC Burma melaporkan para biku ikut turun ke jalan di Yangon dalam aksi dengan berjalan damai.

Pengunjuk rasa menutup jaringan kereta antara Yangon dan kota di selatan Mawlamyine.

Pada luar kota, para demonstran menelentang di atas rel kereta dalam upaya mengganggu jaringan.

Menurut kantor informasi Reuters, jaringan kereta antara Yangon dan kota Mawlamyine terganggu akibat aksi ini.

Militer juga telah mencanangkan sanksi berat bagi mereka dengan menentang para pemimpin kudeta secara mengatakan mereka yang menganggu bagian keamanan menjalankan tugas dapat menghadapi ancaman penjara maksimal 20 tarikh. Sementara mereka yang diketahui memicu kerusuhan dapat dipenjara antara 3 sampai tujuh tahun.

Sebelum jaringan internet dipulihkan, sebuah organisasi pemantau yang berbasis di Inggris, NetBlocks, mengadukan “internet hampir secara total mati” dari 01: 00 waktu setempat pada Selasa (16/02).

Ini adalah pemblokiran internet yang keempat sejak kudeta 1 Februari lalu, ketika junta mencoba untuk menahan perbedaan aksioma, sebagian besar di antaranya yang berlangsung di internet.

Sebelumnya, otoritas militer mengumumkan hukuman keras bagi itu yang menentang kepemimpinannya.

poster jendral Min Aung Hlaing yang diinjak demosntran.

Tanda-tanda bahwa layanan internet hendak segera dimatikan lagi muncul setelah penyedia layanan internet mengatakan pada BBC Burma bahwa akses internet diblokir.

Pemblokiran internet yang terbaru memasukkan pola yang ditujukan untuk mengganggu penentangan yang terus berlanjut terhadap kudeta, yang menggulingkan para pemimpin terpilih, termasuk juru kampanye demokrasi, Aung San Suu Kyi, yang masih berada dalam tahanan.

Seorang demonstran di luar kedutaan AS di Yangon.

Akses ke Facebook, wadah berkumpulnya gerakan pembangkangan sipil, dibatasi segera setelah kudeta dua minggu lalu. Penggunaan Twitter dan Instagram juga terganggu.

Penyedia telekomunikasi utama Telenor mengatakan tidak akan lagi memodernkan daftar gangguan internet di situsnya. Ia mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa situasinya “membingungkan dan tak jelas” dan mengatakan bahwa keselamatan karyawan adalah “prioritas utama”.

Apa dengan terjadi di jalanan?

myanmar

Kehadiran militer menguat. Pada banyak lokasi strategis, tentara mengoper polisi.

Di kota utama, Yangon, kendaraan lapis baja beroda delapan tampak melintasi jalanan di jam-jam sibuk. Terkadang kendaraan tersebut dikelilingi sebab mobil-mobil yang menyampaikan penentangan kepada kudeta dengan membunyikan klakson.

Sejumlah penentangan dipusatkan pada gedung bank pokok, kedutaan besar AS dan China, dan markas besar Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi.

Ketika para demonstran berhimpun lagi di pusat kota Mandalay pada hari Senin (15/02), sebanyak laporan mengungkap pasukan keamanan menembakkan peluru karet untuk membubarkan pengikut.

myanmar

Dalam rekaman yang diunggah di media baik, terdengar suara yang tampak semacam tembakan saat kerumunan melarikan diri, dan beberapa orang kemudian terlihat menemui luka-luka.

Seorang aktivis mahasiswa terkemuka dengan telah bersembunyi, Myo Ko, mengucapkan kepada BBC mengapa dia & sejumlah orang lainnya bersedia mempertaruhkan nyawa mereka.

“Kami sangat percaya di dalam demokrasi dan hak asasi pribadi. Kami tahu itu berisiko, ” katanya.

“Saya harus pindah ke tempat lain hari demi hari karena razia polisi. Kami berharap kelompok internasional membantu kami. ”

Para mahasiswa juga menjalankan protes di ibu kota, Nay Pyi Taw. Puluhan ditangkap dan kemudian dibebaskan.

Sejumlah warga di beberapa kota dilaporkan sudah membentuk kelompok jaga malam buat mencegah gerombolan yang dikabarkan sudah dikirim oleh militer untuk menerbitkan kerusuhan.

Ribuan tahanan telah diberikan amnesti. Meskipun hal ini normal buat menangani penjara yang terlalu penuh, ada kekhawatiran bahwa militer mau menggunakan beberapa dari mereka dengan dibebaskan untuk menekan siapa pun yang menentang rezim.

Para pengunjuk rasa di depan kendaraan lapis baja yang untuk pertama kali sejak kudeta dikerahkan di Yangon.

Apa saja tanda-tanda tindakan bersusah-susah oleh pihak militer?

Di seluruh Myanmar, ratusan ribu demonstran melakukan unjuk rasa melawan militer.

Di kota Myitkyina, di negara bagian Kachin, tembakan terdengar saat pasukan keamanan bertumbukan dengan demonstran anti-kudeta. Tidak diketahui apakah yang ditembakkan adalah peluru karet atau peluru tajam.

Lima wartawan termasuk di antara orang-orang dengan ditangkap.

Seorang dokter di sebuah panti sakit di Nay Pyi Taw mengatakan kepada BBC bahwa rombongan keamanan melakukan penggerebekan malam hari di rumah-rumah.

“Saya masih khawatir karena mereka membuat pernyataan jam malam untuk tidak keluar antara pukul 20: 00 dan 04: 00, tapi ini memberi polisi dan tentara waktu untuk menangkap orang-orang seperti kami, ” kata tabib tersebut, yang tidak ingin disebutkan identitasnya karena alasan keamanan.

“Sehari sebelumnya mereka menyelip ke dalam sendi, merobohkan pagar, masuk, dan menangkap orang tidak sesuai hukum. Makanya saya juga khawatir. ”

Kantor kedutaan besar Amerika Serikat di Yangon memperingatkan warga AS untuk lestari berada di dalam rumah selama jam malam.

1px transparent line

Pada Sabtu (13/02), pihak militer mengatakan tulisan perintah penangkapan telah dikeluarkan buat tujuh pegiat oposisi terkemuka serta memperingatkan masyarakat untuk tidak menyembunyikan aktivis oposisi yang melarikan muncul dari penangkapan.

Rekaman video menunjukkan orang-orang bereaksi dengan membangkang, memukul panci dan wajan untuk memperingatkan tetangga mereka tentang penggerebekan malam keadaan oleh pasukan keamanan.

Apa hukuman anyar yang dihadapi pengunjuk rasa?

Militer Myanmar memperingatkan para pengunjuk rasa antikudeta bahwa mereka menghadapi ancaman kurungan maksimal 20 tahun bila mereka mengganggu angkatan bersenjata.

Hukuman penjara di dalam waktu lama dan denda juga berlaku bagi mereka yang diketahui “memicu kebencian” terhadap para kepala, kata militer.

Militer Myanmar melancarkan kudeta pada tanggal 1 Februari berantakan dan menahan para pemimpin tadbir sipil yang terpilih melalui pemilu November lalu, termasuk Aung San Suu Kyi.

Pernyataan itu diumumkan di tengah pengerahan kendaraan sarung baja di jalan-jalan di sebesar kota.

myanmar

Ratusan ribu orang turun ke jalan sejak pekan lalu, menentang kudeta & menuntut dibebaskannya para pemimpin.

Pada Senin pagi (15/02), sejumlah kelompok kecil pengunjuk rasa mulai berkumpul di berbagai wilayah di Myanmar, baik kendaraan-kendaraan lapis baja terlihat dikerahkan di beberapa kota.

Kehadiran tentara ini memperlihatkan kemungkinan tindakan cepat terhadap oposisi yang menentang kudeta pada 1 Februari lalu.

Apa yang terjadi dengan pengadilan Aung San Suu Kyi?

Sementara itu, Khin Maung Zaw selaku pengacara atasan sipil yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, mengatakan pada keadaan Senin (15/02) bahwa masa pengurungan pemimpin Partai Liga Nasional untuk Demokrasi tersebut diperpanjang dua keadaan lagi.

Ia menambahkan bahwa Suu Kyi kemudian akan diadili melalui sambungan video di pengadilan di pokok kota pada Rabu (17/02).

Suu Kyi dan sejumlah anggota tadbir lainnya ditangkap pada 1 Februari dini hari, dan penahanan seharusnya berakhir Senin, setelah dua minggu, menurut kantor berita Reuters.

Tuduhan terhadapnya termasuk kepemilikan perangkat komunikasi yang melanggar dasar – walkie-talkie yang digunakan sebab staf keamanannya.

Partainya terpilih dengan kemenangan telak November lalu, tetapi tentara menuduh kecurangan pemilih tanpa memberikan bukti.

myanmar

‘Menyatakan perang’

Seorang pejabat PBB menuduh militer “menyatakan perang” terhadap rakyat.

Tom Andrews, pelapor khusus PBB untuk Myanmar, mengucapkan para jenderal menunjukkan “tanda-tanda kenekadan” dan akan dimintai pertanggungjawaban.

Sejumlah caraka besar mendesak aparat keamanan buat tidak menggunakan kekerasan saat bertemu demonstran.

“Kami meminta pasukan kebahagiaan untuk menahan diri dari menggunakan kekerasan terhadap demonstran, yang mendatangi perebutan kekuasaan dari pemerintah yang sah, ” tulis sebuah maklumat yang ditandatangani oleh duta gede Uni Eropa, Amerika Serikat dan Inggris.

Kudeta di Myanmar menjatuhkan pemerintahan sipil yang dipimpin sebab Aung San Suu Kyi.

Partainya meraih kemenangan dalam pemilihan dalam November lalu, tetapi pihak militer mengatakan terjadi kecurangan dalam pengumpulan suara itu.

Suu Kyi sekarang menjadi tahanan rumah. Ratusan aktivis serta pemimpin oposisi juga telah ditahan.

Yangon, myanmar

2px presentational grey line

Myanmar – apa saja yang diketahui sejauh ini?

  • Myanmar telah lama dianggap sebagai negara paria saat berada pada bawah kekuasaan junta militer dengan menindas dari 1962 hingga 2011.
  • Pembebasan bertahap dimulai pada 2010, yang mengarah pada pemilihan bebas pada 2015 dan pelantikan pemerintahan yang dipimpin sebab pemimpin oposisi veteran Aung San Suu Kyi pada tahun berikutnya.
  • Pada 2017, kesibukan keras mematikan oleh tentara Myanmar terhadap Muslim Rohingya mendorong bertambah dari setengah juta orang melarikan diri melintasi perbatasan ke Bangladesh, dalam kejadian apa yang kemudian dikenal PBB sebagai “contoh buku wacana tentang pembersihan etnis”.
  • Aung San Suu Kyi & pemerintahannya digulingkan dalam kudeta tentara pada 1 Februari menyusul kemajuan telak NLD dalam pemilihan pada November.

2px presentational grey line

Map with Mandalay

Related Post

Ribuan petani rumput laut NTT akan dapatkan ratusan juta rupiah setelah menang substitusi rugi kasus tumpahan patra terparah AustraliaRibuan petani rumput laut NTT akan dapatkan ratusan juta rupiah setelah menang substitusi rugi kasus tumpahan patra terparah Australia

3 tanda yang lalu Sumber gambar, Yayasan Peduli Timor Barat Ribuan petani rumput bahar Indonesia memenangkan ganti rugi kasus tumpahan minyak terparah Australia dengan kompensasi diperkirakan mencapai ratusan juta