Joe Biden: “Stop perlakukan lawan kita sebagai musuh”, seruan dalam lektur kemenangan di tengah rencana gugatan legal Trump

Joe Biden: “Stop perlakukan lawan kita sebagai musuh”, seruan dalam lektur kemenangan di tengah rencana gugatan legal Trump post thumbnail image

Joe Biden menyerukan persatuan dan meminta para pendukungnya untuk “stop mengakui lawan kita sebagai musuh” di dalam pidato kemenangan di Wilmington, Delaware pada Sabtu malam waktu setempat.

Kandidat dari partai Demokrat itu diproyeksikan memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat, mengalahkan Donald Trump, menyusul penghitungan suara yang menegangkan semenjak hari pemilihan Selasa (03/11) lulus.

Di pidato kemenangan di Chase Center, Wilmington, Biden berkata di hadapan para pendukungnya bahwa ia “merasa terhormat atas keyakinan dan keyakinan yang diberikan kepadanya”.

Sang presiden terbatas bersumpah untuk menjadi presiden “yang berusaha mempersatukan, bukan memecah-belah”.

Sebelum Biden naik mimbar, rekan yang mendampinginya dalam pencalonan Kamala Harris porakporanda perempuan pertama yang terpilih menjelma wakil presiden – berbicara mengenai makna kemenangannya bagi perempuan di Amerika Serikat.

“Meskipun saya mungkin hawa pertama yang memegang jabatan ini, saya tidak akan menjadi yang terakhir, ” ujarnya.

Apa kata Biden?

Biden memulai pidatonya dengan menyebut hadirin – khususnya para senator dan keluarganya.

“Saudara-saudara, rakyat negeri tersebut telah bicara. Mereka memberi kita kemenangan yang jelas – kemajuan yang pasti, kemenangan bagi kita, rakyat. ”

Biden menekankan bahwa ia menang dengan jumlah suara tertinggi dalam sejarah pemilihan presiden AS: 74 juta.

“Saya merasa terhormat arah keyakinan dan kepercayaan yang kalian berikan kepada saya, ” Biden melanjutkan.

“Saya bersumpah untuk menjadi kepala yang berusaha mempersatukan, bukan memecah-belah; yang tidak melihat red states serta blue states (pendukung Republik dan Demokrat -red. ), hanya melihat United States . Buat bekerja sepenuh hati untuk mendapatkan kepercayaan dari kalian semua. ”

Amerika, ia menambahkan, adalah tentang kaum.

“Saya mengincar jabatan ini untuk membatalkan jiwa Amerika, untuk membangun balik tulang punggung bangsa ini, kelas menengah, dan untuk membuat Amerika dihormati lagi di seluruh negeri, dan untuk menyatukan kita semua dalam negeri ini. ”

Ia mengutarakan adalah suatu kehormatan besar pada hidupnya bahwa begitu banyak karakter yang telah memilih visi tersebut – yang sekarang telah menjelma “tugas zaman ini”.

Secara khusus, dia berterima kasih kepada rakyat Afrika-Amerika untuk mendorong kampanyenya ketika dia tertinggal dalam pemilihan awal.

Setelah memuji keluarganya dan keluarga Kamala Harris, Biden memuji koalisi kaum – bipartisan, muda, tua, urban, rural, beragam ras – yang membantu kampanyenya.

Ia kemudian berbicara kepada para pendukung Trump.

“Mari beri kesempatan pada satu sama lain, ” kata Biden. “Ini waktunya meninggalkan retorika keras, menurunkan temperatur, kembali melihat satu sama lain, mendengarkan satu sama lain… stop memperlakukan lawan kita sebagai musuh. ”

Ia menekankan bahwa “Ini waktu Amerika untuk pulih”.

“Saya akan bekerja pas kerasnya untuk mereka yang tidak memilih saya sebagaimana untuk itu yang memilih saya. ”

Biden mengutarakan tugas pertamanya ialah mengendalikan pandemi virus corona. “Itu satu-satunya jalan kita bisa kembali menjalani kesibukan, ” ujarnya.

“Pada hari Senin, saya akan membentuk kelompok yang berisi dari saintis dan pakar sebagai penasihat transisi untuk mengambil program Covid Biden-Harris dan mengubahnya menjelma rencana aksi yang akan dimulai pada 20 Januari, 2021, ” ujarnya. “Rencana itu akan dibangun atas dasar sains yang berpengaruh. ”

Biden menegaskan bahwa ia mau “berusaha maksimal” untuk menangani pandemi.

Sesudah sekali lagi menyerukan persatuan serta perdamaian, Biden mengakhiri pidatonya dengan optimisme.

“Amerika Serikat. Bapak-bapak dan ibu-ibu, tidak pernah ada hal dengan tidak kita coba dan tak bisa kita lakukan. ”

Apa sebutan Kamala Harris?

Dalam pidato pertamanya sebagai wakil presiden terpilih, Kamala Harris mengulang slogan kampanye Biden 2020.

“Kita rakyat Amerika punya gaya untuk membangun masa depan, ” ujarnya.

“Kalian mengantarkan hari baru buat Amerika. Kalian memilih harapan, serta persatuan, kesopanan, sains, dan ya, kebenaran, ” kata Harris pada hadirin. “Kalian memilih Joe Biden sebagai presiden berikutnya untuk Amerika Serikat. ”

Pernyataan itu disambut sorak-sorai dari hadirin.

Harris melanjutkan pidatonya dengan memuji sosok Biden dan keluarganya, kemudian mulai berbicara tentang dirinya sendiri – dan makna ketika ini bagi perempuan.

Perempuan pertama dengan terpilih sebagai wakil presiden tersebut berkata ibunya “sangat percaya pada Amerika tempat momen seperti itu mungkin terjadi. ”

Harris berkata ia memikirkan ibunya – yang memuliakan Harris dan adik perempuannya sebagai orang tua tunggal – serta generasi perempuan kulit hitam, Asia, kulit putih, warga berdarah Latin, dan penduduk asli yang sudah “membuka jalan untuk momen suangi ini”.

“Merekalah tulang punggung demokrasi, ” kata Harris tentang perempuan-perempuan tersebut yang berjuang untuk amandemen ke-19 pada 100 tahun lalu, benar untuk memilih pada 55 tahun lalu, dan sekarang pada tarikh 2020 ketika generasi baru rani memberikan suara mereka.

Ia memuji Biden atas “keberanian” untuk mendobrak pemisah dan memilih seorang perempuan sebagai wakil presiden.

“Meskipun saya mungkin hawa pertama yang memegang jabatan tersebut, saya tidak akan menjadi yang terakhir, ” ujarnya.

BBC memproyeksikan Biden menang pada negara bagian kunci Pennsylvania, yang mengantarkannya ke perolehan suara elektoral sebanyak 273 – melebihi batas minimal 270 yang diperlukan buat menuju Gedung Putih.

Biden dari Golongan Demokrat juga dipastikan menang dalam Nevada, negara dengan enam pandangan elektoral dan sejauh ini total ia meraih 279 elektoral.

Nevada tetap memilih untuk Demokrat sejak 1992, namun mendukung George W Bush dari Partai Republik pada 2000 dan 2004.

Lalu, di mana Trump?

Trump tengah bermain golf saat kemajuan Biden diproyeksikan dan menekankan pemilu belum usai.

“Fakta sederhana adalah pemilu masih jauh dari berakhir. Joe Biden belum ditetapkan sebagai pemimpin di negara bagian manapun, makin di negara bagian yang benar ketat.. ” kata Trump di satu pernyataan yang dikeluarkan sebab tim kampanyenya.

Trump kembali ke Gedung Putih dan sebelum masuk gedung sempat melihat ke arah wartawan minus mengatakan apa-apa.

Tim kampanye Trump menyatakan calon mereka belum mempunyai rancangan untuk mengaku kalah sementara tim legal mengatakan akan mulai berfungsi pada Senin (09/11).

Hasil ini membuktikan Trump adalah presiden pertama dengan tidak terpilih lagi untuk zaman jabatan kedua sejak 1990-an.

Biden sendiri mengatakan kini saatnya bagi Amerika untuk “bersatu” dan membuang nafsu.

“Kampanye telah berakhir, saatnya melupakan kemarahan dan retorika kasar dan berbaur sebagai bangsa, ” katanya.

Dalam cuitannya, Biden mengatakan, “Amerika, saya merasakan terhormat, telah memilih saya memimpin negara besar kita. ”

“Kerja di depan kita akan sulit, tetapi saya berjanji, saya akan menjadi presiden untuk semua warga Amerika – terlepas dari apakah Kamu memilih saya atau tidak, ” tulis Biden pada Sabtu (07/11).

“Saya akan tetap menjaga kepercayaan yang Anda berikan kepada saya. ”

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di instrumen pencari lain

Menanggapi hasil ini, anggota tim legal dalam jumpa pers pada Philadelphia mengatakan akan memulai cara legal pada hari Senin (09/11).

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di instrumen pencari lain

Rudy Giuliani, kuasa lembaga dan juga rekan dekat Trump, mengklaim warga Philadelphia, Pennsylvania, yang telah meninggal termasuk yang tercatat memilih tahun ini.

Namun sejauh ini tidak ada bukti atas klaim tersebut.

“Tidak bisa keunggulan itu hilang tanpa adanya kecurangan, ” kata Giuliani mengacu pada keunggulan Trump pada awal pemilihan, saat suara melalui pos belum dihitung.

Negara bagian lain dengan perkiraan kemenangan bagi Biden

Proyeksi BBC atas kemenangan Biden didasarkan pada hasil tidak resmi dari negara-negara bagian yang telah selesai menghitung suara, dan hasil yang telah diperkirakan dari negara-negara bagian seperti Wisconsin, sementara penghitungan suara yang masih berlangsung.

Tiga negara bagian lain, Arizona, Nevada dan Georgia, masih belum mengumumkan hasil dan sejauh ini juga menunjukkan keunggulan Biden.

Pemilu kali ini diikuti oleh pemilih memutar banyak sejak 1900.

Biden meraih lebih sejak 73 juta suara sejauh itu, suara paling banyak untuk calon presiden dalam sejarah Amerika.

Sementara, Trump memperoleh hampir 70 juta perkataan, suara kedua terbanyak dalam memori.

Kemenangan ini menjadikan Biden sebagai pemimpin AS yang ke-46, dan presiden tertua di Amerika dengan usia yang menginjak 78 tahun.

Presiden Trump sebelumnya memperingatkan Biden untuk tak mengumumkan kemenangan – sehari setelah dia sendiri menyatakan kemenangan, walaupun penghitungan masih pada tahap kausa.

Secara keseluruhan, jumlah pemilih yang memberikan suara di Pilpres AS merupakan yang tertinggi dalam 120 tahun dengan sekitar 66. 9%

Kepada para pendukungnya, dalam Jumat malam waktu setempat (Sabtu pagi WIB), Biden kembali mengucapkan bahwa “jumlah menunjukkan berita yang jelas, kami akan menang penetapan. ”

Biden – didampingi Kamala Harris – mengatakan ia berada di dalam jalur untuk menang lebih sebab 300 suara elektoral dan membuktikan jumlah orang yang memilihnya adalah rekor dalam sejarah pemilihan pemimpin AS – lebih dari 74 juta.

Biden juga mengatakan warga Amerika memberinya mandat untuk menangani pandemi virus corona, perekonomian, perubahan iklim dan rasisme sistemis.

Data kasus positif pada Jumat, menunjukkan kasus mutakhir Covid-19 lebih dari 127. 000, rekor baru dalam tiga hari.

Calon dari Partai Demokrat menyebut dirinya calon untuk persatuan setelah pemilihan yang sangat ketat.

“Kita bisa saja menjadi antitesis namun kita bukan musuh, kita warga Amerika, ” kata Biden tanpa menyinggung lawannya dari Partai Republik, Trump.

Namun Trump kembali menyampaikan berbagai tuduhan yang tidak tersedia buktinya dalam serangkaian cuitan, unggahan-unggahan yang mendapatkan peringatan dari Twitter.

Empat unggahan disebut Twitter dapat disanggah atau dapat menggiring ke hal yang salah.

Cuitan Sabtu (07/11) termasuk klaim Trump bahwa adanya bahana ilegal yang tiba pada keadaan pemilihan di negara bagian seperti Pennsylvania, sehingga menghapus keunggulanya.

Keunggulan Jo Biden terjadi di empat negeri bagian penting – Pennsylvania, Georgia, Arizona dan Nevada – seiring dengan penghitungan suara lewat pangkalan.

Suara lewat pos baru akhirnya dihitung setelah penghitungan suara orang yang memilih langsung ke TPS. Perkembangan penghitungan seperti ini sudah diperkirakan oleh para analis menjelang pemilu, dan bahwa banyak yang memberikan suara melalui pos ialah pendukung Demokrat.

Trump sendiri tidak menganjurkan bukti apapun terkait tuduhan lewat Twitter.

Penjagaan diperketat

Dinas keamanan AS meningkatkan keamanan terhadap Joe Biden tercatat menetapkan pembatasan penerbangan di berasaskan kediaman Joe Biden di Wilmington, Delaware.

Pembatasan penerbangan sementara, Temporary Flight Restriction (TFR) ditetapkan di sekitar kediaman Biden, atas permintaan Jawatan Rahasia.

Pada tanggal 4 November, radius pembatasan diperluas menjadi hampir lima kilometer sampai paling tidak 11 November.

Mereka yang melanggar dapat menghadapi penjara maksimal 12 bulan dan denda US$100. 000 (Rp1, 4 miliar).

Pembatasan penerbangan ini merupakan jalan yang biasa dilakukan untuk arsitek politik penting.

Namun, rincian keamanan untuk presiden terpiih akan jauh lebih besar skalanya.

Related Post