Covid: Vietnam mendeteksi varian anyar gabungan varian Inggris dan India, sudah masuk pada Indonesia?

3 jam dengan lalu

Sumber gambar, Reuters

Vietnam telah mendeteksi sebuah varian baru Covid yang berkecukupan menyebar dengan cepat pada udara. Varian ini boleh merupakan kombinasi varian Inggris dan India, sebut para-para pejabat setempat.

Menteri Kesehatan Vietnam, Nguyen Thanh Long, merujuk mutasi terbaru ini sebagai varian yang “sangat berbahaya”.

“Vietnam sudah mengungkap varian baru Covid-19 yang menggabungkan karakteristik besar varian yang pertama kala ditemukan di India & Inggris, ” kata Nguyen dalam rapat pemerintah sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Ditambahkannya, varian baru ini lebih mudah menyebar di suasana dari varian-varian sebelumnya. Varian baru tersebut ditemukan sesudah melakukan pengurutan sekuens genom terhadap pasien-pasien baru, begitu dilaporkan surat kabar daring VnExpress.

Kode genetika varian ini, menurut Nguyen, akan dipublikasikan dalam periode dekat.

Baca pula:

Virus terus bermutasi dan sebagian besar variannya tidak banyak berdampak, namun beberapa di antaranya justru lebih menular.

Varian Covid-19 pertama kali diidentifikasi di India pada Oktober lalu, yaitu B. 1. 617. 2. Menurut sejumlah pakar, varian ini bertambah mudah menular ketimbang varian Inggris/Kent, yaitu B. satu. 1. 7.

Berdasarkan buatan penelitian, sejumlah vaksin seperti Pfizer dan AstraZeneca, sangat efektif melawan varian India setelah pemakaian dua jumlah. Namun, perlindungan dari satu dosis terlihat berkurang.

Tak ada bukti bahwa pergantian virus corona menimbulkan penyakit yang lebih serius kepada mayoritas orang.

Covid-19, bagus varian maupun versi aslinya, tetap sangat berisiko bagi kaum manula atau orang-orang yang mengidap penyakit buah.

Meski demikian, virus dengan jauh lebih mudah menular dan punya bahaya dengan sama akan menimbulkan bertambah banyak kematian pada populasi yang belum divaksinasi.

Vietnam mengalami lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan final. Tercatat lebih dari 6. 700 kasus virus corona telah bermunculan sejak pokok pandemi. Dari jumlah tersebut, lebih dari setengahnya lahir sejak akhir April 2021.

Menurut data Johns Hopkins University, terdapat 47 karakter yang meninggal dunia terpaut Covid di Vietnam.

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Teguh Prihatna

Apa saja varian corona yang ada di Indonesia?

Sejauh ini terpantau tujuh varian corona yang lulus teridentifikasi di Indonesia, yaitu varian D614G, B117, N439K, E484K, B1525, B1617, dan B1351.

Pemerintah Indonesia belum merilis informasi apakah varian baru yang terdeteksi dalam Vietnam telah ditemukan pada Indonesia.

Wiku Adisasmito, Pemimpin Tim Pakar dan Spesialis Bicara Pemerintah untuk Pengerjaan Covid-19, mengatakan pemerintah berupaya mengantisipasi masuknya varian perdana dari luar negeri secara memperketat pengawasan dan karantina bagi pekerja migran dengan kembali ke kampung halaman.

Namun, seberapa cepat pemerintah Indonesia mendeteksi varian perdana virus corona?

Jawabannya: laun, seperti diutarakan pakar biomolekular Universitas Yarsi, Ahmad Rusjdan Utomo.

“Jika Inggris menyelenggarakan sampling dengan sangat bernafsu ketika ditemukan kasus dan klaster besar, mereka segera melakukan genome sequencing. Indonesia, masalahnya, kita tidak punya kemewahan itu, ” prawacana Ahmad.

Sementara itu, Siti Nadia Tarmizi dari Kementerian Kesehatan mengungkap alasan mengapa diperlukan waktu hampir empat bulan untuk mengonfirmasi varian baru dari Afrika Daksina terdeteksi di Indonesia.

Ia mengatakan hanya ada 17 laboratorium – dari kira-kira 700 laboratorium yang tersedia di Indonesia – dengan bisa melakukan whole genome sequencing (WGS) untuk mengetahui varian virus Covid-19

“Dan mengapa prosesnya lama, ini sangat tergantung pada dengan jalan apa pengambilan spesimen. Karena sebab pengambilan spesimen, dia harus mengalami suatu proses jika proses itu baik & menghasilkan kualitas spesimen yang sesuai, itu baru bisa dibaca oleh mesinnya. Karena kalau spesimennya tidak elok dan dalam prosesnya tidak baik, pasti akan dibaca negatif oleh mesinnya. Tersebut lebih memang perlu sedikit kehati-hatian, ” katanya.

Maka saat ini, baru tersedia sekitar 1. 771 sekuens genom virus corona dalam Indonesia, atau hanya 0, 098% dari total kasus di seluruh dunia, dengan diunggah ke Global Initiative for Sharing All Influenza Data (GISAID), sebuah gagasan global dan sumber pati yang menyediakan akses terbuka ke data genom virus influenza dan corona dengan bertanggung jawab atas pandemi Covid-19.

Minimnya data informasi genom ini akan besar pada penanganan Covid-19.

Related Post

Toto Hong KongToto Hong Kong

Pra mulai berbicara tentang Toto Hong Kong, mari kita definisikan istilah “Perjudian”. Data sgp ” berasal dibanding “golos” yang di bahasa Italia berisi ‘batu. Ini adalah olahraga dan hiburan yang