Covid: Malaysia cabut pembatasan gawat saat kasus Covid masih tinggi, picu kemarahan

5 Juli 2021

Diperbarui 5 jam yang lalu

Sumber gambar, Getty Images

Pemerintah Malaysia dicecar pertanyaan mengapa telah mencabut pembatasan darurat Covid saat kasus penularannya sedang terus meningkat.

Malaysia melaporkan sudah lebih dari satu juta kasus dan 8. 000 kematian, namun para pakar menunjukkan angka sesungguhnya jauh lebih tinggi karena jumlah tes masih rendah.

Sendi sakit-rumah sakit kini sudah ramai dengan pasien Covid dan kewalahan – sejumlah foto menunjukkan para anak obat masih duduk di kursi roda dan harus berbagi oksigen dari tabung yang sama.

Negara itu saat ini juga masih dalam kejadian darurat, yang akan sudah pada 1 Agustus dan tidak akan diperpanjang.

Pimpinan kubu oposisi mengaku tidak diberi tahu soal kebijakan pencabutan penyekatan darurat, yang dilakukan minggu lalu.

Mereka juga menuntut pemerintah untuk mengungkapkan konsekuensinya bagi masyarakat luas.

“Kenapa kami tak diberi tahu? Keputusan sapa ini? ” kata Deputi Ketua Partai Aksi Demokratik, Gobind Singh Deo, era rapat di parlemen di dalam Selasa (27/7).

Pembatasan kritis ini mencakup hukuman kompensasi atas warga yang melanggar aturan itu.

Seperti penuh negara di Asia Tenggara, Malaysia mengalami pukulan berkuasa akibat infeksi Covid varian Delta yang sangat menular. Ini merupakan gelombang terburuk pandemi.

Malaysia kini mencatat lebih dari 14. 000 kasus penularan per hari, dan mencetak rekor 207 kematian pada Selasa lalu.

Rumah kecil sudah banyak yang terdesak menolak pasien baru, makin bagi yang sudah menyelundup IGD tetap tidak bisa dapat kamar perawatan.

Sumber gambar, NurPhoto via Getty Images

Pada Senin (26/7), ratusan dokter bujang di penjuru Malaysia melancarkan aksi protes menuntut kehormatan permanen dan kondisi yang lebih baik.

Penggali makam dan petugas wadah pemakaman juga mengaku pada media setempat bahwa mereka sudah kewalahan dengan banyaknya permintaan mengubur korban Covid-19, banyak dari mereka meninggal di rumah.

Para-para pakar mengatakan bahwa pemisahan darurat yang telah diterapkan pemerintah cuma “setengah matang” dan tidak akan positif memperbaiki situasi.

Namun, kebijakan itu telah memberi pukulan yang besar bagi masyarakat secara ekonomi semrawut terutama mereka yang berpendapatan harian dan keluarga berpenghasilan rendah.

Kibarkan bendera putih

Sumber gambar, AFP per Getty Images

Itu sebabnya sudah banyak awak yang membentangkan bendera suci di luar rumah buat meminta bantuan.

Kampanye bertagar #benderaputih pun sudah ramai dibincangkan di media sosial sejak awal Juli untuk membantu keluarga miskin yang makin sulit menghadapi kondisi lockdown alias karantina wilayah.

Banyak masyarakat, selebritas, dan pengusaha dengan langsung menawarkan bantuan, termasuk menyediakan makanan dan kebutuhan lain.

Malaysia menerapkan lockdown secara nasional sejak 1 Juni untuk mengatasi lonjakan kasus Covid.

Sumber gambar, Reuters

Sumber tulisan, Reuters

Dalam beberapa pekan terakhir media-media massa dalam sana rutin menyajikan kisah emosional keluarga-keluarga yang terpaksa makan hanya sekali sehari dengan tabungan dalam kedudukan terkuras.

Lalu tingkat bunuh diri pun meningkat. Menurut data kepolisian, terdapat 468 orang mengakhiri hidup pada lima bulan pertama tahun ini.

Perbandingan itu jauh lebih besar dibanding 631 jiwa di sepanjang tahun 2020 maupun selama tahun sebelumnya yang sebanyak 609 jiwa.

Sumber gambar, AFP/Getty Images

Pada Facebook, kelompok-kelompok #benderaputih disusun untuk membantu pemilik akun yang bersangkutan untuk mengirim foto dan alamat masyarakat yang butuh bantuan.

Yang lainnya berbagi foto barang-barang kebutuhan pokok dengan bisa mereka sumbangkan, begitu pula informasi mengenai tempat pembagian bantuan makanan.

Menurut surat kabar pada Malaysia, China Press , sebuah daerah nelayan di Kedah menerima bantuan dari seorang relawan dari dinas pemadam kebakaran setelah muncul 20 alam putih yang dikibarkan dalam rumah-rumah lingkungan itu.

Banyak keluarga di sana yang sudah tidak mampu lagi mencari nafkah semasa enam pekan dan kacau bagaimana bisa mempertahankan asap dapur mereka tetap mengepul, ungkap laporan itu.

Sumber gambar, EPA

Kalangan pengusaha pun ikut serta menggalang kampanye itu.

Jaringan toserba Econsave lewat Facebook minta bantuan netizen buat memberitahu di mana selalu warga mengibarkan bendera putih, sehingga bisa menyalurkan tumpuan.

“Tidak apa-apa bila lagi kesusahan, ” tulisnya

Awesome Canteen, yaitu kafetaria yang populer di Petaling Jaya, juga memberi sandaran dengan menawarkan makan percuma bagi siapapun yang datang kepada kasir sambil membawa secarik kertas putih.

Kalangan selebritas termasuk rapper Altimet di Instagram mengaku dia dan teman-temannya akan membagikan kebutuhan pokok dalam setiap pintu rumah dengan mengibarkan bendera putih.

Kampanye bendera hitam

Sementara itu ada pula warga yang mengibarkan bendera hitam. Itu adalah simbol gerakan yang menuntut Perdana Gajah Muhyiddin Yassin untuk mundur.

Tagar #benderahitam siap trending di Twitter Malaysia Sabtu pekan lalu.

Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim mencuit tiga emoji alam hitam, yang telah dicuit ulang (retweet) ribuan kala.

Polisi kini pusat menyelidiki kampanye bendera hitam itu karena diduga mengandung unsur-unsur penghinaan, ungkap New Straits Times.

Bagaimana kondisi penularan Covid di Malaysia?

Malaysia tengah berjuang mengatasi gelombang terburuk penularan Covid. Jumlah kematian saat ini lebih dari tiga kala lipat sehingga mendekati angka 5. 400 jiwa di dua bulan terahir.

Sabtu pekan lalu, Malaysia melaporkan 6. 658 kejadian baru dalam kurun 24 jam.

Lima negara bagian di Malaysia tiba melonggarkan pembatasan pada Senin (5/7) saat jumlah kasusnya telah turun.

Tetapi sebagian Ibu Kota Ambang Lumpur dan negara bagian tetangga Selangor menghadapi pemisahan yang paling ketat kacau termasuk penerapan jam malam mulai pukul 20. 00 – sejak terjadi lonjakan kasus.

Dua daerah itu menyumbang lebih daripada setengah dari total kejadian baru di Malaysia dalam beberapa pekan terakhir.

Belum sampai 8% sebab 32 juta warga Malaysia yang sudah divaksin sempurna dan baru 19% dengan sudah menerima satu kala dosis.

Related Post