Covid di India: Kekalutan akibat ribuan kasus ‘jamur hitam’ yang sebabkan cacat dalam pasien Covid-19, stok obat menipis

10 Mei 2021

Diperbarui 54 menit yang berarakan

Sumber gambar, AFP

Negeri India melaporkan lebih dari 8. 800 kasus ‘jamur hitam’ yang mematikan dalam tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat.

Infeksi yang sangat langka itu disebut mucormycosis dan mempunyai risiko kematian 50%. Sebanyak pasien selamat setelah melaksanakan operasi pengangkatan bola lengah.

Beberapa bulan belakangan ini, penyakit tersebut menjangkiti beribu-ribu pasien Covid-19 yang telah sembuh maupun dalam tahap pemulihan.

Para dokter mengutarakan, penyakit ini berkorelasi secara steroid yang digunakan buat mengobati Covid. Pengidap sakit, khususnya, punya risiko khusus.

Para sinse juga mengatakan kepada BBC, bahwa penyakit tersebut boleh menyerang pasien dalam masa 12 hingga 18 hari setelah pulih dari Covid.

Baca juga:

Sumber gambar, Hindustan Times/Getty Images

Negara Bagian barat Gujarat dan Maharashtra mengadukan lebih dari setengah kasus-kasus yang dilaporkan. Setidaknya bertambah dari 15 negara yang lain mencatat delapan hingga 900 kasus.

Di sedang kasus yang terus meningkat, 29 negara bagian dalam India diinstruksikan untuk membuktikan penyakit jamur hitam sebagai epidemi.

Bangsal-bangsal khusus yang baru dibuka untuk memukul pasien dengan penyakit tersebut penuh dengan cepat, introduksi para dokter.

Sebagai tamsil, di RS Maharaja Yeshwantrao di Kota Indore, jumlah pasien melonjak dari delapan orang pada pekan semrawut, menjadi 185 orang pada Sabtu (22/05) malam.

Sumber gambar, Hindustan Times/Getty Images

Lebih dari 80% pasien membutuhkan operasi dengan segera, kata Dr VP Pandey, kepala departemen medis rumah sakit kepada BBC.

Dr Pandey mengatakan pihaknya telah mendirikan 11 bangsal secara total 200 tempat terbaring untuk mengobati pasien pengidap jamur hitam.

“Yang jelas, lonjakan pasien itu tak terprediksi, ” katanya. “Sebelumnya, kami hanya menangani satu atau dua peristiwa dalam setahun”.

Dia memperkirakan bahwa setidaknya 400 penderita dengan penyakit ini dalam Indore saja.

“Infeksi cendawan hitam saat ini menjelma tantangan lebih besar daripada Covid-19. Jika pasien tak tertangani dengan cepat serta benar, maka tingkat kematiannya bisa mencapai 94%. Bea pengobatannya mahal, dan obat-obatan terbatas, ” kata Dr Pandey.

Dokter mengatakan amphotericin B atau “ampho-B” merupakan suntikan anti-jamur yang harus diberikan setiap hari semasa delapan minggu kepada penderita yang didiagnosa dengan mucormycosis. Ada dua bentuk obat yang tersedia: amphotericin B deoxycholate standar dan liposomal amphotericin.

Sumber gambar, AFP/Getty Images

Pandey mengatakan dia sudah mengumpulkan data 201 penderita dari empat rumah rendah di kota.

Kebanyakan anak obat telah sembuh dari Covid-19 dan berjenis kelamin adam. Kebanyakan dari mereka telah diobati dengan steroid dan memiliki penyakit bawaan, utamanya diabetes.

Penelitian lainnya dikerjakan oleh empat dokter India, yang mengamati lebih sebab 100 kasus pasien Covid-19 yang terinfeksi mucormycosis. Pengkajian mereka menemukan 79 di antara mereka adala pria, dan 83 dari itu mengidap penyakit diabetes.

Studi lainnya terhadap 45 pasien dengan jamur hitam pada dua RS di Mumbai menemukan, semuanya didiagnosa mengidap diabetes. Mereka memiliki tingkat gula darah tinggi.

“Tak ada pasien dengan mucormycosis yang memiliki kondisi pengaruh gula dalam tubuh yang normal, ” kata Dr Akshay Nayar, seorang dokter bedah mata yang sudah menangani sejumlah pasien, kepada BBC.

Sumber gambar, Reuters

Stok obat menipis

Obat anti-jamur yang digunakan pada pengobatan infeksi langka yang disebut mucormycosis , atau ‘jamur hitam’, pasokannya menipis di seluruh negara bagian di India.

Amphotericin B, yang diproduksi oleh banyak perusahaan India, juga dijual di pasar gelap.

Ada banyak seruan darurat di media sosial atas obat tersebut, sebab kenaikan kasus mucormycosis.

Dokter-dokter mengatakan infeksi ‘jamur hitam’ itu dapat dipicu oleh penerapan steroid bagi pasien Covid yang masuk kategori berat.

Apa itu Mucormycosis?

Mucormycosis dikarenakan paparan jamur mucor dengan biasanya ditemukan di negeri, tanaman, kotoran hewan, sayuran serta buah-buahan yang membusuk.

Jamur ini menginfeksi sinus, otak, dan paru-paru jadi dapat mengancam keselamatan tali jiwa pasien diabetes atau orang dengan tingkat imun sedikit, seperti pasien kanker ataupun pengidap HIV/AIDS.

Banyak pasien mencari pertolongan ketika sudah terlambat, ketika sudah kehilangan penglihatan, dan dokter terpaksa melakukan operasi pengangkatan lengah guna mencegah infeksi menjalar ke otak.

Sumber gambar, Getty Images

Pekan semrawut, Menteri Kesehatan di Negara Bagian Maharashtra, Rajesh Tope, mengatakan ada 1. 500 kasus infeksi di wilayahnya. Negara bagian ini merupakan salah satu yang terdampak paling parah dalam aliran kedua Covid-19 di India.

Sebanyak 52 orang wafat karena mu cormycosis di negara periode itu semenjak wabah virus korona dimulai tahun lulus, ujar seorang pejabat senior departemen kesehatan kepada dewan berita PTI , pekan lalu.

Sebesar pejabat di Negara Arah Gujarat mengatakan hampir 900 kasus ‘jamur hitam’ sudah dilaporkan dalam sebulan final.

Pemilik sebuah apotek di kota Ghaziabad di Negara Bagian Uttar Pradesh mengatakan kepada BBC bahwa sebelumnya obat tersedia dengan barangkali, namun menjadi sulit diperoleh semenjak permintaan melonjak tiga minggu lalu.

Dihadapkan persoalan kekurangan obat di semesta kota, sejumlah warga semrawut meminta pertolongan melalui Twitter.

Dokter-dokter mengucapkan amphotericin B atau “ampho-B” adalah obat anti-jamur berbentuk suntikan antijamur yang harus diberikan setiap hari hingga delapan minggu kepada pasien yang didiagnosis terpapar mu cormycosis .

Ada dua bentuk obat dengan tersedia: amphotericin B deoxycholate standar dan liposomal amphotericin.

“Kami lebih memilih bentuk liposomal karena lebih aman, lebih efektif dan memiliki pengaruh samping yang lebih lembut. Sisi sebaliknya adalah lebih mahal, ” kata Dr Akshay Nair, ahli bedah mata yang berbasis di Mumbai, kepada BBC.

Kewaswasan atas mu cormycosis . memberikan tekanan finansial ekstra pada sebagian keluarga.

Membayar guna perawatan bisa mencapai ratusan ribu Rupee. Dan sejumlah keluarga menutup lebih banyak jika itu harus membeli obat di pasar gelap.

‘Jamur hitam’ sebabkan cacat pada anak obat Covid-19 di India

Dalam Sabtu (08/05) lalu, dr Akshay Nair, dokter ahli mata di Mumbai, India, bersiap-siap melakukan operasi kepada seorang perempuan berusia 25 tahun yang sudah sembuh dari Covid-19 tiga minggu sebelumnya.

Di ruang hancur – seperti dilaporkan sebab wartawan BBC di India, Soutik Biswas – seorang spesialis telinga, hidung serta tenggerokan (THT) sudah melayani tindakan terhadap pasien secara riwayat diabates itu.

Sumber gambar, AFP/Getty Images

Dia memasukkan pipa ke dalam hidung dan membersihkan susunan yang terinfeksi mucormycosis , infeksi jamur yang jarang terjadi tetapi berbahaya.

Infeksi garang ini terjadi pada indra, mata dan kadang-kadang tokoh.

Setelah spesialis THT menyelesaikan tugasnya, dr Nair mematuhi prosedur selama tiga jam untuk mengangkat mata penderita.

“Saya akan mengangkat timbil pasien untuk menyelamatkan nyawanya. Begitulah caranya, ” sirih dr Nair.

Di pusat terjangan gelombang kedua Covid-19 di India, para sinse melaporkan banyak kasus infeksi langka – yang serupa dikenal dengan nama “jamur hitam” – pada penderita Covid-19 yang sedang menjalani penyembuhan dan mereka yang sudah sembuh.

Para tabib meyakini mucormycosis, yang menjadikan tingkat kematian 50%, barangkali dipicu oleh penggunaan steroid, obat yang dapat menyelamatkan nyawa pasien Covid-19 kategori parah dan kritis.

Sumber gambar, Getty Images

Steroid mengurangi pembengkakan pada peparu pasien dan tampak positif mencegah kerusakan ketika bentuk kekebalan tubuh bekerja membengkil untuk melawan virus corona.

Tetapi steroid juga dapat mengurangi kekebalan tubuh & mendongkrak gula darah penderita Covid-19, baik yang memiliki riwayat diabetes maupun tidak.

Penurunan imun ini diyakini dapat mendorong timbulnya kasus-kasus mucormycosis.

“Diabetes menurunkan sistem kalis tubuh, virus corona memperparah kondisi itu dan lalu obat steroid yang digunakan untuk mengatasi Covid-19 berlaku seperti layaknya bahan menjilat pada api, ” jelas dr Nair kepada kuli BBC di India, Soutik Biswas

Dr Nair menyala di tiga rumah lara di Mumbai, salah kepala kota di India dengan paling parah dilanda gelombang kedua.

Ia mencatat telah ada sekitar 40 penderita yang mengalami infeksi jamur itu pada bulan April.

Sebagian besar lantaran mereka mengalami diabetes dengan menjalani perawatan Covid-19 pada rumah. Sebelas di jarang mereka terpaksa menjalani operasi pengangkatan mata.

Antara Desember hingga Februari, hanya enam kolega dr Nair di lima kota kacau Mumbai, Bangalore, Hyderabad, Delhi dan Pune – mengadukan 58 kasus infeksi cendawan hitam. Mayoritas pasien terkena jamur antara hari ke-12 sampai hari ke-15 setelah sembuh dari Covid-19.

Dokter-dokter mengatakan mereka terkejut untuk keseriusan dan frekuensi dibanding infeksi jamur selama aliran kedua, dibanding beberapa kasus selama gelombang pertama tarikh lalu.

Dr Nair mengatakan ia telah menemukan tidak lebih dari 10 urusan di Mumbai selama besar tahun terakhir. “Tahun ini berbeda, ” katanya.

Seorang pejabat tinggi pemerintah menetapkan sejauh ini “tidak tersedia wabah besar. ”

Sumber gambar, Getty Images

Barang apa saja gejala-gejala?

Pasien dengan mengalami infeksi jamur biasanya mengalami gejala-gejala seperti hidung tersumbat dan berdarah; basal dan nyeri mata; kelompak mata terkulai, penglihatan kelam dan akhirnya hilang sepadan sekali.

Pasien kira-kira juga mengalami kulit cacat di sekitar hidung.

Sebesar dokter mengatakan mayoritas anak obat mencari pertolongan ketika telah terlambat, ketika sudah kematian penglihatan, dan dokter terpaksa melakukan operasi pengangkatan ceroboh guna mencegah infeksi menjalar ke otak.

Pada beberapa kasus, para dokter di India mengatakan pasien kehilangan penglihatan pada kedua ceroboh. Dan pada kasus-kasus langka, tim dokter harus mengangkat tulang rahang untuk menghalangi penyebaran infeksi.

Apa obatnya?

Suntikan untuk melawan cendawan dengan harga 3. 500 rupee atau sekitar Rp681. 000 dan harus dikasih kepada pasien setiap hari selama sampai delapan minggu adalah satu-satunya obat dengan manjur melawan penyakit itu.

Menurut dokter spesialis diabetes di Mumbai dr Rahul Baxi, ada cara menghambat kemungkinan infeksi jamur di dalam pasien Covid-19, yakni meyakinkan mereka diberi obat steroid dengan dosis tepat serta durasi pengobatan yang tepat pula. Ketentuan ini berlaku dalam proses perawatan maupun pemulihan.

Dikatakannya, selama mulia tahun terakhir terdapat kira-kira 800 pasien yang ia tangani, dan tak seorang pun mengalami infeksi cendawan.

“Dokter harus memperhatikan level gula setelah pasien diizinkan pulang, ” kara dr Baxi kepada wartawan BBC untuk India, Soutik Biswas.

Related Post

Auto DraftAuto Draft

Apakah Anda pernah bermain lotre sebelumnya? data hk keluar , kemungkinan raksasa Anda sudah terbiasa dengan cara kerjanya. Anda adalah sesuatu yang baik olehkarena itu paragraf berikut ini penting untuk