Covid-19: Joe Biden keluarkan 10 order eksekutif untuk perangi pandemi virus corona

4 jam yang lalu

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Presiden Joe Biden mengesahkan serangkaian perintah eksekutif untuk menyerang Covid-19 yang telah memporak-porandakan GANDAR.

Vaksinasi akan dipercepat dan total pengujian Covid-19 ditingkatkan.

Undang-undang penting akan digunakan untuk meningkatkan penerapan barang-barang penting seperti masker.

Saat mencanangkan 10 langkah tersebut, Biden mengatakan untuk mengalahkan pandemi ini hendak membutuhkan waktu berbulan-bulan, tetapi Amerika akan “melewati ini” jika orang-orang melakukan perlawanan bersama.

Jalan itu dilakukan sehari setelah Biden dilantik sebagai presiden ke-46.

Kebijakan itu menekankan strategi nasional daripada mengandalkan negara bagian untuk memutuskan apa yang terbaik.

Pemerintahan Trump secara umum dituduh gagal mengatasi pandemi.

Dalam situasi total kematian akibat virus corona, AS adalah negara yang menyesatkan parah terkena dampak dengan bertambah dari 406. 000 nyawa dengan hilang, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Hampir 24, 5 juta orang telah terinfeksi virus tersebut.

‘Upaya di masa perang’

Biden mengatakan bahwa “langkah berani” yang dia ambil tidak akan datang secara murah.

“Biar saya perjelas – segala sesuatunya akan terus menjadi bertambah buruk sebelum menjadi lebih molek, ” katanya, seraya menambahkan bahwa ia memperkirakan jumlah korban meninggal mencapai setengah juta pada bulan depan.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba pada mesin pencari lain

“Ini adalah cara di masa perang, ” katanya.

Ia mengulangi bahwa lebih banyak orang Amerika yang tewas akibat pandemi daripada di Perang Dunia Ke-2.

Tempat menyebut peluncuran vaksin itu merupakan “kegagalan yang menyedihkan sejauh ini”, dan mengatakan dia berencana memberi 100 juta suntikan dalam 100 hari pertamanya menjabat, “salah satu tantangan operasional terbesar yang sudah dihadapi bangsa kita”.

Tetapi ketika ditantang oleh seorang reporter yang mengatakan bahwa targetnya mungkin terlalu hina, dia membalas: “Ketika saya mengumumkannya, Anda semua mengatakan bahwa itu tidak mungkin. Ayolah, bung . ”

Biden juga berkomitmen untuk transparan tentang kemunduran dengan ada jika hal itu terjadi dan memungkinkan para ilmuwan buat bekerja bebas dari campur lengah politik.

“Saya yakin rakyat Amerika siap untuk melakukan apa pun buat ini, ” pungkasnya. “Kita mampu melakukan ini jika kita berdiri bersama.

Kepala penasihat medis, Anthony Fauci, berbicara tentang peluncuran vaksi, dengan mengatakan bahwa pemerintahan Biden akan “memperkuat” program yang sudah ada.

Jika, seperti yang diharapkan, 70%-85% populasi divaksinasi pada akhir musim panas, akan ada “kenormalan di dalam tingkat tertentu” pada musim mati, katanya.

Dr Fauci mengatakan perhatian utamanya adalah meyakinkan orang-orang yang skeptis terhadap vaksin tersebut.

Dia memasukkan bahwa pemerintah sedang dalam cakap dengan produsen untuk memproduksi lebih banyak vaksin, di tengah informasi soal terbatasnya pasokan.

Beberapa penguasa negara bagian mengatakan mereka kehabisan vaksin yang tersedia.

Sekitar 16, 5 juta vaksinasi telah dilakukan sekitar ini.

Kepala penasihat medis itu, yang bertugas di bawah Trump, pula menyambut baik penekanan pemerintahan hangat pada pentingnya sains.

“Gagasan bahwa Kamu bisa ada di sini serta berbicara tentang apa yang Kamu ketahui dan apa buktinya, barang apa sains itu… itu adalah perasaan yang membebaskan, ” kata Dr Fauci, sedangkan di bawah Trump, “Anda merasa bahwa Anda tak benar-benar dapat mengatakan sesuatu dengan tidak membawa akibat”.

Apa rencananya?

Pemerintahan Trump telah dikritik karena kurangnya strategi di tingkat federal.

“Rakyat Amerika mempunyai mendapatkan respons yang mendesak, berpengaruh, dan profesional terkait krisis kesehatan tubuh masyarakat dan ekonomi yang dikarenakan oleh wabah virus corona (Covid-19), ” kata pengantar rencana tersebut.

Dikatakan pula Biden percaya pemerintah “harus bertindak cepat dan bergairah untuk membantu melindungi dan mendukung” mereka yang pekerjaannya esensial dan paling rentan.

Meskipun perintah eksekutif tak memerlukan persetujuan kongres, sebagian tinggi pendanaan untuk tindakan yang direncanakan tertera dalam paket stimulus US$1, 9 triliun yang diumumkan oleh Biden minggu lalu.

Dia akan memerlukan kerja sama dari Senat dan Kongres agar paket itu sanggup berjalan dengan lancar.

Tujuannya adalah untuk membuka kembali sebagian besar sekolah dengan aman dalam 100 keadaan dan mendirikan pusat vaksinasi dalam stadion dan fasilitas-fasilitas komunitas.

Pelancong internasional harus mendapatkan hasil tes negatif sebelum menuju ke AS dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari semenjak kedatangan.

Selain aturan soal penggunaan masker wajib dan jaga jarak sosial di semua properti pemerintah federal, pemakaian masker akan diwajibkan dalam bandara dan di pesawat, andong api, dan bus.

Akan ada bertambah banyak anggaran bagi pejabat negeri bagian dan lokal untuk membangun mengatasi pandemi, dan kantor mutakhir akan didirikan untuk mengkoordinasikan jalan penanggulangan secara nasional.

Undang-undang Produksi Pertahanan akan digunakan untuk mempercepat penerapan peralatan pelindung diri dan bahan-bahan yang penting untuk produksi vaksin.

Trump menggunakan undang-undang yang serupa untuk mempercepat produksi stok bahan yang menipis tahun lalu.

Lebih jauh lagi, Dr Fauci mengatakan GANDAR akan bergabung dengan skema Covax yang dirancang untuk menyediakan vaksin Covid ke negara-negara miskin.

Berbicara meniti panggilan video ke Organisasi Kesehatan tubuh Dunia (WHO) di Jenewa, tempat juga menekankan bahwa AS bakal terus menyediakan dana untuk WHO, sejalan dengan langkah Biden untuk membatalkan keputusan Trump untuk membelakangi organisasi itu.

Related Post