Badminton Olimpiade: Anthony Ginting raih perunggu ‘untuk masyarakat Indonesia yang mendukung dan berdoa’

31 Juli 2021

Diperbarui sejam yang lalu

Sumber gambar, Reuters

Indonesia meraih tambahan medali lewat nomor tunggal putra bulutangkis yang dimenangkan Anthony Ginting. Dia mengalahkan pebulutangkis asal Guatemala, Kevin Cordon, dengan skor 21-11 dan 21-13.

Dengan tambahan medali ini, Indonesia total sudah mendapatkan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

“Saya coba tetap fokus karena lawan saya kemarin bermain sangat baik. Saya mencoba memberi yang terbaik, ” ujar Anthony usai pertandingan.

“Saya persembahkan untuk semua teman dan masyarakat Indonesia yang mendukung dan berdoa, meski tidak datang langsung doa itu kuat, ” katanya.

Di nomor semifinal pada Minggu (01/08), Ginting kalah dalam nomor semifinal dua set langsung dari pebulutangkis China, Chen Long, Minggu (01/08).

Cordon, pemain berusia 34 tahun itu, takluk dari atlet Denmark, Viktor Axelsen, pada laga semi final, 18-21, 11-21.

Sumber gambar, Reuters

Sumber gambar, Reuters

Sumber gambar, Reuters

Sumber gambar, Reuters

“Medali perunggu akan sangat berarti bagi saya. Ini adalah Olimpiade pertama saya dan saya sudah berusaha sangat keras untuk sampai ke tahap ini. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, jadi saya tidak ingin melewatkan kesempatan ini.

Sumber gambar, ANTARA FOTO

“Sekarang saya akan recovery (pemulihan) dulu, persiapan untuk besok. Harus tetap fokus karena Cordon adalah pemain yang sangat berpengalaman dan ia juga bermain luar biasa di Olimpiade ini, ” ucap Ginting setelah ditundukkan dalam semifinal.

Sumber gambar, Getty Images

Keberhasilan Cordon, pemain yang duduk di peringkat 59 dunia, hingga ke semifinal Olimpiade mengejutkan sejumlah pihak.

Ia sukses mengalahkan pebulutangkis yang secara peringkat dunia, jauh di atasnya, yakni Ng Ka Long Angus, pebulutangkis Hong Kong, yang duduk di peringkat 9.

Ia juga mengalahkan pemain Belanda Mark Caljouw dan atlet bulu tangkis Korea Selatan, Heo Kwanghee, yang unggul darinya dari sisi peringkat dunia.

‘Move on’

Pada set pertama melawan Chen Long yang digelar di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Ginting sempat menyamakan kedudukan 4-4, tapi kemudian tertinggal pada pertengahan hingga akhir permainan.

Ginting tertinggal 7-14, sempat mengejar hingga skor 15-18, tapi Chen Long terus mendominasi permainan hingga memenangkannya 21-16.

Cheng Long, pemain berusia 32 tahun itu, kembali menguasai awal set kedua, meski Ginting sempat menyamakan kedudukan 6-6.

Beberapa kesalahan yang dibuat Ginting memberi keuntungan bagi Chen Long, yang unggul 12-7.

Sumber gambar, ANTARA FOTO

Smash keras berulang Chen Long yang tak bisa dikembalikan Ginting membawanya unggul hingga akhir babak kedua dengan 21-11.

Rekor head-to-head sebetulnya mencatat keunggulan Ginting dari Chen Long.

Pemain kelahiran Cimahi, Jawa Barat berusia 24 tahun itu, sebelum semifinal ini, tercatat telah menang delapan dari 12 pertemuan dengan Chen Long sejak 2016.

Dalam peringkat badminton dunia, Ginting juga unggul satu angka dibandingkan Chen Long, yang kini duduk di peringkat enam.

Meski demikian, ia belum berhasil melawan Chen Long, peraih medali emas Olimpiade 2016.

Menurut Ginting, permainan Chen Long berbeda dari sebelumnya.

“Saya pikir Chen Long bermain berbeda hari ini dari pertemuan kami sebelumnya. Dia mencoba untuk tidak mengangkat bola terlalu banyak, itu yang membuat dia bisa mengontrol sepanjang pertandingan, ” ungkap Ginting”Dia juga sudah siap dengan permainan saya dan dia tidak membuat banyak kesalahan. Dia sangat fokus, ” ungkap Ginting lagi.

Ia mengaku kecewa dengan hasil pertandingan, tapi akan “move on” untuk perebutan medali perunggu.

“Akan ada yang menang dan kalah tetapi saya harus cepat bangkit dan move on , karena saya masih memiliki satu pertandingan lagi. Saya mau fokus untuk besok, harapan saya bisa meraih medali perunggu. ”

Sumber gambar, Getty Images

Chen Long tercatat sebagai atlet badminton ketiga -setelah atlet legendaris China Lin Dan dan Malaysia Lee Chong Wei – yang lolos mencapai semifinal Olimpiade sejak acara olahraga dunia itu digelar di London pada tahun 2012.

Pada Olimpiade London 2012, Chen Long mengantongi medali perunggu.

Sebelumnya, Chen Long, yang menang di perempat final atas Chou Tien-chen dari China Taipei (Taiwan), Sabtu (31/07).

Indonesia masih memiliki potensi medali emas dari ganda putri Greysia Polii dan Rahayu Apriyani yang akan bertanding di final Senin, (02/08), melawan ganda putri asal China, Jia Yifan/Chen Qingchen.

Sumber gambar, Getty Images

Unggul dari Antonsen

Ginting menang di partai perempatfinal cabang bulutangkis tunggal putra Olimpiade 2020 setelah menundukkan Anders Antonsen melalui permainan alot hingga tiga set, Sabtu, (31/07).

Di set pertama Ginting unggul atas Antonsen 21-18.

Momen menegangkan sempat terjadi jelang akhir set pertama. Saat itu Ginting sudah unggul 20-15, namun coba dikejar oleh Antonsen dengan menambah tiga poin.

Skor jadi 20-18 sebelum akhirnya, pengembalian tanggung Antonsen disambar dengan smash oleh Ginting untuk mengunci kemenangan di set pertama.

Pada set kedua, giliran Antonsen menemukan momentum dan langsung unggul cukup jauh atas Ginting di tahap awal. Walau coba dikejar Ginting, Antonsen unggul dengan skor 21-15.

Kedua pebulutangkis ini selanjutnya tampil habis-habisan di set ketiga. Ginting awalnya kesulitan menyamakan skor sebelum akhirnya bisa mengungguli Antonsen dengan 15-14.

Sumber gambar, Antara Foto

Beberapa kali smash silang Ginting mendarat di luar lapangan hingga Antosen percaya diri mengejar ketinggalan saat skor sudah 20-15. Namun, Ginting tidak kapok dengan jurusnya itu.

Justru Ginting akhirnya menutup kemenangan melalui smash silang ke sisi kiri Antonsen. Saat coba kembalikan smash Ginting, justru Antonsen tersungkur dan set ketiga jadi milik Ginting dengan skor 21-18.

Sumber gambar, Antara Foto

Saat meladeni Antonsen, Ginting mengakui permainan mereka berlangsung dalam tempo cepat.

Di gim kedua, Ginting mengungkapkan banyak melakukan kesalahan sendiri.

“Lapangan itu menang angin jadi saya kurang bisa mengontrol arah bola, ” ungkapnya seperti yang dipublikasikan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Sabtu (31/07).

Di gim ketiga saat poin kritis, Antonsen sempat memimpin poin.

“Saat itu saya mencoba mengubah strategi dengan bermain lebih menekan dan menyerang ternyata berhasil. Saya rasa itu kunci kemenangan saya, ” jelasnya.

Baik Ginting dan Antonsen sudah beberapa kali bertemu di turnamen-turnamen lain.

Namun, dengan kemenangan di babak perempatfinal Olimpiade Tokyo ini, Ginting unggul 4-0 atas Antonsen.

Sumber gambar, Antara Foto

Ginting menyadari bahwa lawannya di babak semifinal lebih kuat.

“Pasti akan ada evaluasi lagi dari pelatih, karena besok lawannya bakal lebih ketat dan lebih bagus. Jadi tetap jaga fokus dan enjoy di setiap momen, ” kata Ginting (31/07).

Ginting juga merasa lolos ke semifinal adalah sesuatu yang sangat berarti.

“Lolos ke semifinal Olimpiade benar-benar sangat berarti bagi saya, karena ini (Olimpiade) adalah salah satu mimpi saya, ” ujarnya lagi.

Related Post

Toto Hong KongToto Hong Kong

Pra mulai berbicara tentang Toto Hong Kong, mari kita definisikan istilah “Perjudian”. Data sgp ” berasal dibanding “golos” yang di bahasa Italia berisi ‘batu. Ini adalah olahraga dan hiburan yang