Afghanistan: Siapa ISIS K, kelompok yang mengeklaim di balik bom bunuh diri dalam Bandara Kabul?

  • Frank Gardner
  • Koresponden isu keamanan BBC

27 Agustus 2021, 11: 37 WIB

Sumber gambar, AFP

Ikatan ISIS K mengaku bertanggung jawab atas ledakan peledak bunuh diri di sungguh Bandara Kabul yang menggulung sedikitnya 60 orang, termasuk 13 tentara Amerika Konsorsium, pada Kamis (26/08).

ISIS K ataupun lebih tepatnya Negara Islam Provinsi Khorasan (ISKP) merupakan kelompok yang berafiliasi secara ISIS di Afghanistan & Pakistan.

Mereka adalah kaum yang paling ekstrem dan paling kejam dibandingkan semua milisi jihad di Afghanistan.

ISIS K didirikan dalam Januari 2015. Itu adalah masa puncak kekuasaan ISIS di Irak dan Suriah, sebelum kekhalifahan yang dideklarasikan sepihak tersebut ditumbangkan rombongan koalisi pimpinan Amerika Serikat.

ISIS K merekrut dari jihadis daripada Afghanistan dan Pakistan, pertama mereka yang membelot sebab Taliban Afghanistan karena tak menganggap organisasi mereka cukup ekstrem.

Sumber gambar, Getty Images

Seberapa ekstr em itu ?

ISIS K dituduh bertanggung tanggungan atas sejumlah serangan sewenang-wenang terburuk dalam beberapa tarikh terakhir. Serangan itu menargetkan sekolah perempuan, rumah rendah, bahkan bangsal bersalin. Itu dilaporkan menembak mati rani hamil dan perawat.

Bertentangan dengan Taliban yang kepentingannya terbatas pada Afghanistan, ISIS K adalah bagian lantaran jaringan ISIS global. ISIS K berupaya menyerang negeri Barat, entitas internasional, & kelompok kemanusiaan di mana pun mereka dapat menjangkau mereka.

Di mana mereka berada?

ISIS K berbasis di provinsi timur Nangarhar, di dekat rute penyelundupan narkotik dan manusia sejak dan keluar Pakistan.

Pada puncaknya, kelompok itu mempunyai anggota sekitar 3. 000 orang. Namun pasukan itu berkurang signifikan dalam bentrokan dengan pasukan keamanan GANDAR dan Afghanistan, termasuk di konflik dengan Taliban.

Apakah mereka terkait dengan Taliban?

Secara garis besar ya, melalui pihak ketiga, jaringan Khalil Haqqani.

Menurut para peneliti, ada hubungan kuat antara ISIS K dan jaringan Haqqani, yang dalam gilirannya terkait erat dengan Taliban.

Khalil Haqqani saat ini adalah pimpinan Taliban yang sekarang bertanggung tanggungan atas keamanan di Kelulusan.

Dia sempat menjadi target pasukan koalisi AS. Di setiap orang yang menginformasikan keberadaannya, dulu ditawari imbalan sejumlah US$5 juta atau sekitar Rp72 miliar.

Sajjan Gohel dari Asia Pacific Foundation sudah memantau jaringan milisi di Afghanistan selama bertahun-tahun.

Dia berkata, “beberapa pukulan besar antara tahun 2019 dan 2021 melibatkan persekutuan antara ISIS K, jaringan Haqqani dan kelompok teror lainnya yang berbasis di Pakistan. ”

Ketika Taliban mengambil alih Kabul pada 15 Agustus lalu, ikatan itu membebaskan sejumlah luhur tahanan dari penjara Pul-e-Charki, diduga termasuk sejumlah milisi ISIS dan al-Qaeda. Itu sekarang berstatus buron.

Namun ISIS-K memiliki perbedaan mulia dengan Taliban. Mereka menuduh Taliban meninggalkan Jihad dan medan perang demi persetujuan perdamaian dengan AS, dengan dalam istilah mereka, dilakukan di “hotel mewah” di Doha, Qatar.

Milisi ISIS saat ini menjadi tantangan keamanan utama bagi Taliban dan juga badan-badan polisi negara Barat.

Related Post